Header Ads

Islam Menciptakan Kekuatan Jiwa dalam diri Setiap Muslim

Islam menciptakan kekuatan jiwa dalam diri setiap muslim

Rasulullah SAW. bersabda, "Barangsiapa yang hendak melakukan kebaikan lalu ia tidak mengerjakannya, maka Allah mencatat untuknya satu kabaikan yang sempurna." (HR. Bukhari)
Sabda beliau, "Barang siap yang meminta syahadah (mati syahid) kepada Allah dengan hati yang jujur, niscaya Allah akan menempatkannya dalam derajat orang-orang yang mati syahid, walaupun ia mati di atas kasurnya." (HR Muslim, Abu Daud, An-nasaa'i, dan Ibnu Majah)

Sabda beliau tentang orang-orang yang mempersiapkan dirinya untuk berjihad, lalu menemui kematiannya sebelum memasuki gelanggang jihad,"Allah telah memberinnya pahala (mati syahid) sesuai dengan niatnya." (HR Imam Ahmad, an-Nasaai, Ibnu Hibban, dan al-Hakim)

Rasulullah menegaskan bahwa orang itu akan mendapatkan pahala bukan karena ia melaksanakan qiyamullail, tetapi karena pada saat ia terlelap di atas kasurnya hingga fajar menyingsing, ia melaluinya dengan tekad yang tinggi, hati yang bersih, keyakinan yang kokoh, dan keikhlasannya kepada Allah untuk melaksanakan shalat tahajud. Oleh karena itu, ada yang berkata, "Siapakah gerangan yang berjalan di sana. Langkahnya lamban tertatih, bamun tiba pertama di garis depan."

Betapa indahnya ucapan seorang penyair ketika berkata kepada para rombongan haji, "Wahai kalian yang berangkat menuju rumah Allah, Al-Atiq. Kalian berlalu dengan tubuh kalian, namun kami berangkat dengan ruh kami. Kami terhalang udzur dan ketidakmampuan. Barang siapa yang terhalang oleh udzur, sungguh ia pun telah berangkat."

Seorang muslim akan melebihi derajat mukmin lainnya karena tekad dan ketinggian cita-citanya, sebagaimana yang dijelaskan seratus ribu dirham." Para sahabat bertanya, "Bagaimana mukmin itu terjadi, ya Rasulullah, satu dirham melampaui serartus ribu dirham?"
Beliau berkata,"Orang ini hanya memiliki 2 dirham, ia pun mengambil 1 dirham dan menginfakannya. Sementara yang lain memiliki harta yang melimpah ruah, dan ia hanya menginfakkan seratus ribu dirham." 
(HR Ahmad, An-Nasaa'i, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim)

No comments

Powered by Blogger.