Header Ads

Kesuksesan dan Buku Rahasia Keberhasilan

Kesuksesan dan Buku Rahasia Keberhasilan

Muslim Quote - Allah SWT tidak menciptakan keturunan Adam yang berakal kecuali telah menitipkan dua hal sebagai premis dan hasilnya. Bersamaan dengan keduanya Allah berikan premis dan hasilnya. Bersamaan dengan keduanya Allah berikan kemampuan untuk mendapatkan wasilah dan mencapai tujuan, supaya yang hidup tetap hidup dan yang mati jadi binasa. Dalam struktur manusia ada potensi keinginan untuk sukses dan berhati-hati pada rahasianya, mencapai atau mendekatinya.

Tetapi, pada diri manusia juga ada kekuatan yang menghancurkan ciri khas ini, atau melemahkannya, dan atau membuatnya tidak berfungsi. Kalau kekuatan perusak itu menyesatkan, tetapi potensi pertama memberikanya petunjuk. Kalau kekuatan perusak menyelewengkannya dari kebenaran dan menyimpang dari tujuan, tetapi potensi yang pertama menjadi jalan menuju kebenaran dan petunjuk pada tujuan. Yang ia terima darinya adalah satu dari tiga kemungkinan; ketakberdayaan, lemah kemauan, dan pandangan yang kacau.

Ketakberdayaan adalah manzilah yang menjadikan manusia laksana tumbuh-tumbuhan; batangnya tinggi menjulang dari bumi, tetapi inti kehidupannya tertancap ke dalam. Lemah kemauan adalah manzilah binatang yang tidak punya kemauan selain ada sebagimana adanya dan seperti keberadaannya dalam wujud. Ia hanya bisa melahirkan, mencari nafkah, dan bekerja keras supaya jadi daging, tulang, wol, bulu, dan rambut yang bisa dibuat perkakas dan permainan.

Adapun padangan yang kacau merupakan manzilah bainal manzilatami (di antara dua posisi), terkadang lebih condong pada yang satu, tempo-tempo lebih condong pada satunya lagi. Ia mempunyai posisi di keduanya. Ketak berdayaan, lemah kemauan, dan pandangan yang kacau ini dalam bahasa akal merupakan tiga makna dari satu kata: Kegagalan. Jadi, rahasia kesuksesan itu ada tiga, yaitu; kekuatan, kemauan, dan keteguhan hati.

Buku Rahasia Sukses yang diterjemahkan Ustdz Dr. Ya'qub Sharuf di tahun 1880, dalam soal keteladanan cukup kuat untuk dijadikan pegangan. Belum pernah kulihat buku yang strukturnya sesuai, bagian-bagiannya sama, meletakkan bagian akhir pada bagian awalanya dan semua tetuang pada tujuan dituliskannya buku tersebut. Buku ini mengajari orang lemah bagaimana menjadi kuat, orang yang tak berdaya bagaimana menjadi perkasa, orang yang plin-plan bagaimana menjadi teguh pendirian, orang yang bersedih bagaimana punya harapan, orang yang patah arang bagaimana bisa percaya diri, orang yang kalah dalam kehidupan bagaimana bisa menghadapi kehidupan, dan orang yang terpuruk bagaimana bisa bangkit. Selain itu, ia bagaimana mengajarimu bagaimana mengistirahatkan kerja keras dengan kerja keras, juga menggugurkan lelah dengan kelelahan. Juga bagaimana keinginanmu terus berjalan dan engakau meyakininya, lalu engkau memijak bola dunia dengan kakimu kendati engkau bukanlah seorang raja, pemimpin, maupun pembuka suatu negeri. Meskipun engkau berasal dari kedalaman. Dan. meskipun karena kefakiranmu engakau berada di balik satu ambang pintu.

No comments

Powered by Blogger.