Header Ads

Nasehat Imam As-Syaheed Hasan Al-Banna Kepada Para Pemuda

Nasehat Imam As-Syaheed Hasan Al-Banna Kepada Para Pemuda

Wahai Para Pemuda...
Sesuatu gagasan akan berjaya jika wujud keyakinan yang kuat dengan gagasan yang didukung, Wujudnya keiklasan dalam mendukungnya, semangat yang senantiasa membara bersamanya serta sedua berkorban dan berusaha untuk merealisasikannya. Keempat-empat asas ini yaitu keimanan, keikhlasan, semangat, dan usaha. Merupakan sifat-sifat istimewa para pemuda. Sebabnya asas keimanan ialah hati yang bersih, asas keikhlasan ialah jiwa yang suci, asas semangat ialah keinginan yang kuat, asas usaha ialah keazaman yang membara. Semua sifat ini hanya ada pada pemuda. Atas dasar ini para pemuda menjadi tonggak kebangkitan suatu bangsa. Dan setiap kebangkitan ada rahasia kekuatannya tersendiri. Dan setiap gagasan ada pendukung panjinya.
“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (Al-Kahfi: 13).
Janganlah kamu berputus asa karena ia bukan sifat orang Islam. Kenyataan hari ini adalah impian mimpi semalam dan impian hari ini, adalah kenyataan hari esok. Masa masih panjang dan anasir-anasir yang baik dan kuat masih ada dalam diri ummah kamu yang beriman walau bagaimana dahsyat sekalipun kedurjanaan yang melanda. Orang lemah tidak selama-lamanya akan lemah sepanjang hidupnya. Manakala orang yang kuat tidak selamanya-lamanya akan kuat.
“Dan Kami hendak berihsan dengan memberikan pertolongan kepada kaum yang tertindas di negeri itu, dan hendak menjadikan mereka pemimpin-pemimpin, serta hendak menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (apa yang dimiliki oleh Firaun dan kaumnya).” (Al-Qasas: 5)
Masa menciptakan pelbagai peristiwa yang penting. Peluang akan tiba untuk melakukan sesuatu yang besar. Peluang akan tiba untuk melakukan sesuatu yang besar.
Dunia sedang menanti dakwah kita, yaitu dakwah yang memimpin, membawa kejayaan dan kesejahteraan, untuk membebaskan mereka dari pada segala. Kepahitan yang mereka alami selama ini. Kini tiba giliran kamu untuk memimpin ummat manusia. Itulah hari-hari yang kami silih gantikan antara manusia. Kamu mengharap Allah SWT dan mereka tidak.

Bersedialah wahai pemuda, dan mulailah berama hari ini karena mungkin esok kami tidak lagi berupaya.

No comments

Powered by Blogger.