Header Ads

500 Kisah Orang Saleh Penuh Hikmah

Mengambil Teladan Orang-orang Saleh Terdahulu
Penulis: Imam Ibnul Jauzi

Islam mengajarkan umatnya agar membaca kisah-kisah umat terdahulu. Tentunya kisah-kisah yang ada hikmahnya. Banyak ayat Al-qur'an dan hadis Rasulullah SAW yang menceritakan kisah-kisah umat terdahulu. Setidaknya ada dua hikmah dan manfaat kisah yang baik, yakni agar kita berpikir (QS. Al-A'raf: 176) dan agar kita mengambil pelajaran atau ibrah dari kisah tersebut (QS Yusuf: 111).
Buku yang ditulis oleh Imam Ibnul Jauiz (508-598) ini memuat 500 kisah bertabur hikmah orang-orang saleh terdahulu (generasi salaf). Mereka terdiri dari: sahabat, tabiin, tabut tabiin, ulama besar, khalifah, orang-orang saleh serta orang-orang zuhud yang namanya tidak disebutkan dalam sejarah.
Seperti ditegaskan oleh penulis, sering kali majelis ceramah agama memerlukan pemaparan kisah-kisah tentang kehidupan generasi salaf. Sebab, mereka menjadi panutan bagi para salik dan menjadi bekal bagi orang yang sedang berjuang meniti jalan menuju Allah. Dengan mendengar paparan kisah-kisah generasi salaf tersebut akan menguatkan jiwa para pencari ilmu. "Kisah-kisah adalah laksana hadiah dari surga," ujar penulis mengutip pernyataan Malik bin Dinar.
Membaca buku ini, kita akan mendapatkan kisah-kisah yang bagi sebagian orang merupakan hal yang sulit dipercaya, bahkan mustahil. Misalnya, ada manusia yang berjalan di atas air, tidak makan dan tidak minum berhari-hari, mengetahui apa yang dipikirkan orang lain, berjumpa Nabi Khidir, melihat malaikat, mendapatkan makanan dan minuman yang tidak sedang ada di tempat tersebut, doa yang langsung dikabulkan, dan sebagainya. Semua itu jawabannya adalah iman mereka sangat kuat. Semua itu bisa di baca dalam buku ini.

No comments

Powered by Blogger.