Rihlah Dakwah - Salim A. Fillah

Notulensi Bedah Buku Rihlah Dakwah Oleh: Ustadz Salim A. Fillah
@ GOR UNY, 5 April 2016
- Rihlah itu perjlanan yg serius. Bukan wisata. Rihlah dakwah adlah perjalanan sungguh sungguh untuk menyampaikan ayat Allah.
- Kita mesti iri pada Hud Hud, burung yang gemar kemana mana. Lalu ketika ia melihat negri yg makmur tapi musyrik, ia jadi gelisah.
- Ia mengobservasi dan berjalan 10.800 km bolak balik ke raja Sulaiman sbagai bentuk tanggung jawabnya.
- Maka rihlah Hud Hud diabadikan al Quran. Gimana rihlahmu? diabadikan instagram?
- Maka sya, ingin menjadi HudHud, menyampaikan pada ikhwah, bahwa ada bgitu banyak negri 'Saba' makmur tapi belum mencecapi nikmat iman dan Islam.
- Kisah dari Hongkong. Cina, negri yang sejak Khulafah Rasyidah, Umayyah, Abbasiyah slalu dikirimi duta-dai.
- Kini NKRI lah yang mengirim duta-dai. Para buruh migran yang ternyata ada yg bisa membawa Islam. Terkisah ada keluarga yang berislam sebab pesona akhlak seorang mbak mbak..
- Lalu negri di dekatnya lagi. Negri yang mirip Saba. Menyembah matahari. Tapi sungguh, nilai nilai Islam 'iqra, wal ashri, dll... sudah teramalkan. Siapa yang akan membawa tauhid ke sana?
- Maka luaskan cakrawala dakwahmu wahai ikhwah. Jika bertumpuk di Indonesia, berebut lahan, memilukan.
- Akhwat siapkan dirimu menjadi Umm Sulaim. Ke negri jauh lalu berazam untuk mencari Abu Sulaim, berkata tegas "Islammu adalah maharku"
- Kita kini kalah dari banyak empire bisnis. Jika tak bisa dikalahkan asetnya ya dakwahi. Siapkan Umm Sulaim untuk anak anak Ciputra Group, Agung Podomoro dll
- Mari ke Inggris. Penghuni penjara terbanyak adalah keturunan imigran Asia Selatan. Tahukah? Mereka sering mengundang anak muda Muslim Indonesia, sebab Muslim Indonesia bermartabat di sana.
- Sebutlah Prof. Hadi Susanto dari Lumajang, ahli Applied Mathematic di Essex. Ketika s1 tinggal di Lab. Makan di walimahan. Kini jadi contoh muslim bermartabat di UK.
- Jalan beasiswa manfaatkan sebesarnya. Niatlah jadi pemakmur masjid di negri tujuan.
- Anak Indonesia trkenal pemakmur masjid. Meski masjidnya didirikan imigran Asia Selatan, dengan berhemat luar biasa. Dari 1000 pounds disumbang 400 untuk sumbang masjid.
- Tapi anak Indonesia digemari acara dakwahnya. Sebab slalu ada makanannya.
- Semangat buku kmi adalah menjadi Hud Hud, klian jadilah Sulaiman. Anda tidak pernah thu jalannya takdir Allah. Pikirkanlah jalan hidup Obama.
- Pelajarilah bahasa. Mandarin misalnya, ada 2 miliar lebih yang memakainya. Bahasa yang sangat potensial untuk menyampaikan risalah.
- Jika sudah di negri asing. Perhatikan jugalah urf mereka. Meski itu urf mungkar.
- Misal urf Komunisme represif atau urf liberalisme yang kebablasan. Keduanya tak jarang bertntangan dgn Islam
- Ingatlah dakwah Rasulullah, urf Jahiliyah adalah zina dan hamar. Rasul tidak langsung melabrak keduanya
- Misal di Belanda, jangan langsung ke LGBT. Mulailah dari yg azasi. Tauhid. Perkenalkan Allah swt.
- Mulai dari sifatnya yg "Rabb" sblum ke Uluhiah. Atau cara apapun yg sesuai. Jangan kenalkan Allah sbagai "Tuhan orang Islam" sbab Dia Rabb alamin.
- Komunitas agnostik bisa jadi teman diskusi. Tunjukan indahnya Islam dengan psona pribadimu.
- 40 tahun Rasulullah jadi al amin. Ta'lif dlu, lalu ta'rif barulah taklif. Yassyir wa laa tu 'assir.
- Be a nice agent of Islam. Sebab kata "Islam" di sana kini adlah kata yang penuh citra buruk. Maka jangan kenalkan Islam sbagai kata, tapi sbagai perwujudan dirimu.
- Hakikatnya, orang orang Barat, atau Jepang, sikapnya objektif. Jika kau berbeda dgn stigma yg di media, mreka akan mulai bertanya tanya.
- Olehnya, siapkan ilmu untuk menjawab pertanyaan pertanyaan kritis. Jelaskan dgn hati hati.
- Jika ke negri 'Saba' orientasi dakwah. Maka ke negri negri Islam, mari kita revitalisasi hubungan lama kita.
- Turki misalnya, mereka sedang giat giatnya merangkul Indonesia. Lihatlah pak JK kemarin, meresmikan Islamic Center Turki di Marryland, US.
- Jogja sbnarnya sangat Turkish oriented. Dari Utsmani lah gelar Sultan Agung lewat syarif Mekah.
- Hubungan ini bisa dihidupkan dimulai dari duta duta pemuda Indonesia yang ke sana.
- Rihlah dakwah tentu juga mencakup seluruh daerah Nusantara. Tak habis kau jelajahi. Menjelajahlah sbagai duta Islam.
- Bercita-citalah, Allah Maha Kaya.
(Notulen by Ayub, S.Pd.I)
Post a Comment